PROFILE OF THE MONTH – JULI

DIRGANTARA RIO HENNA KUNINGAN

Rio Dirgantara, siapa yang tidak kenal dengan Henna Artis kondang yang satu ini. Henna Artist asal kota Kuningan Jawa Barat ini terkenal dengan desain-desainnya yang unik dan telah menjadi inspirasi sesama rekan Henna Artist di Indonesia, bahkan hingga ke Luar Negeri.

Perkenalan dengan Henna

Ia yang lebih akrab disapa Bang Rio, telah menekuni dunia Henna selama lima tahun. Awal perkenalannya dengan henna terjadi di bulan Februari tahun 2016. Bang Rio yang memang hobi menggambar, memilih untuk mencoba henna. Setelah seminggu ia mengenal dan mempelajari apa itu henna, ia pun mencoba membuka jasanya saat Car Free Day. Kala itu ia membuka lapaknya di pinggir jalan dan menawarkan jasa henna fun.

Selain mempelajari henna secara otodidak, Bang Rio juga dibantu oleh sesama Henna Artist dillhenna_makeup. Dari beliaulah Bang Rio mendapatkan banyak informasi seputar dunia henna kala itu.

Enam bulan kemudian, setelah ia mulai terbiasa menggunakan henna, ia menerima tawaran menghenna untuk pengantin alias henna wedding. Waktu itu ia menghenna kakak dari temannya yang meminta desain Arabian yang banyak menggunakan motif bunga-bunga tebal dan juga ujung jari yang diblok.

Tadinya ia memasang tarif sebesar 80k untuk henna wedding, karena belum begitu tahu masalah tarif. Namun, lambat laun ia mengerti bahwa ternyata harga henna dapat dinaikkan.

- Advertisement -

Bang Rio ingat bagaimana dulu ia harus menggunakan cotton-bud untuk menggambar henna, karena kala itu ia belum mengerti bagaimana teknik menggambar menggunakan cone. Hal inilah yang membuatnya berlatih lebih giat. Hingga saat ia merasa tekniknya sudah semakin mahir, ia mulai membuka jasa henna dengan harga yang lebih standar. Secara resmi ia membuka jasa hennanya di pertengahan tahun 2016.

Signature Design

Desain berbentuk bulat dan lingkaran sangat melekat pada image-nya. Setiap kali melihat dua motif itu digabungkan dalam desain, orang akan langsung mengenali kalau itu adalah desain buatannya. Desain itu sendiri ia pelajari selama 4 tahun sembari mencari signature untuk gaya menggambar yang membuatnya nyaman.

Ia pun tak menduga jika desain-desainnya tersebut menarik kedatangan Kiyoka Wada, seorang Henna Artist dari Jepang yang kagum dengan desain-desain buatannya. Pertemuan keduanya terjadi pada tanggal 23 Oktober 2019 silam. Bang Rio pun sempat mengajari Kiyoka bagaimana menggambar motif-motif andalannya.

Salah satu Henna Artist yang dikaguminya adalah Famshi Henna Art. Ia pribadi cenderung lebih suka melihat henna artist dari luar negeri, karena mereka cenderung memakai henna natural dan desain-desain mereka terlihat sangat mengagumkan. Dari henna artist luar negeri-lah Bunga Biji Kopi mulai ia kenalkan.

Selain bentuk lingkaran dan bulatan khasnya, Bang Rio juga dikenal dengan motif Bunga Kriwil dan Bunga Kapas. Kadang ia menggabungkan kedua bunga tersebut dengan desain Polynesian yang ternyata cocok jika disatukan. Apalagi jika untuk Henna for Men yang terlihat maskulin meski terdapat motif bunga pada desainnya.

Desain-desain buatannya yang out of the box dan kadang tak biasa membuatnya dapat berkenalan dengan beberapa henna artist senior Indonesia seperti Tikasyi dan Imazein. Hal yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.

Pengalaman paling menarik dan tidak dapat dilupakannya selama menjadi Henna Artist adalah ketika bertemu secara langsung dengan sesama rekan Henna Artist yang selama ini cuma dikenal melalui sosial media. Hal itu sangat ia rindukan ketika melakukan workshop ataupun gathering, salah satu hal yang tidak dapat dilakukan saat Pandemi sekarang ini.

Suka dan Duka

Untuk pengalaman tidak mengenakkan, ia mengaku pernah mendapatkan pengalaman saat awal-awal membuka jasa henna. Tadinya ia memang bekerjasama dengan Make-up Artist. Namun, hal tidak berjalan sesuai rencana. Karena setelah melakukan job hingga 6 pengantin, ia tidak segera mendapatkan haknya. Bahkan ketika bertemu dengan MUA tersebut, si MUA terlihat mengulur waktu untuk memberikan hak Bang Rio. Hingga akhirnya MUA itu menghilang tanpa kabar dan hak Bang Rio pun tidak terbayarkan. Setelah ditelusuri lebih jauh, korban MUA tersebut bukan hanya Henna Artist, namun beberapa vendor pun diperlakukan sama.

Pengalaman itu adalah pengalaman paling berharga untuknya. Ketika ia mendapat tawaran bekerjasama dari MUA yang lain, ia akan mengajukan persyaratan. Diskon/potongan dapat diberikan jika ia mendapatkan 10 job. Terkesan sadis memang. Tapi sikap tegas dan profesional harus diterapkan jika menyangkut masalah pekerjaan. Selain itu, ia sendiri ingin memberikan pelajaran untuk para vendor-vendor nakal agar tidak meremehkan profesinya.

Pengalaman paling seru buatnya adalah terpilih menjadi salah satu narasumber Henna Artist of The World. Seru, karena waktu itu ia ditawari oleh Men Henna dari Singapore, Saiful Men (mehndi_by_ss). Ia mendapat tawaran itu karena sering membuat karya Henna for Men.

Setelah berpikir dengan matang, ia memutuskan untuk menyajikan henna motif batik Parang untuk acara tersebut. Hal lain yang ia pikirkan adalah masalah Bahasa. Karena event tersebut memakai Bahasa asing, ia sampai meminta bantuan kepada teman untuk berlatih menggunakan Bahasa Inggris dengan baik dan benar. Hal ini ia lakukan supaya konteks yang akan ia sampaikan dapat dimengerti oleh semua peserta dari berbagai Negara.

Yang paling mengejutkan dan membanggakan, desain Batik Parang keluar sebagai desain terbaik setelah sesi acara. Kemudian dijadikan Challenge oleh Henna Artis of The World.

Hal ini tentu saja sangat berpengaruh pada penambahan followers dari dalam dan luar negeri. Salah satu pengikutnya dari luar negeri, sebut saja Khadija Gallerie Henna dari Maroko yang terkenal dengan desain-desain Moroccan yang bold dan simetris. Ia juga makin bangga saat salah satu henna artist yang ia idolakan dan salah satu mentor di Henna Artist of The World mengajaknya berdiskusi, ia adalah Rabby, Henna Artist asal Rusia.

Bisa sampai di titik sekarang ini, dikenal banyak orang bagi Bang Rio adalah sebuah berkah. Berkah dari latihan dan proses yang dinikmatinya. Maka dari itu ia berpesan untuk henna artist pemula, berproses itu membutuhkan waktu. Jangan pernah melihat pada hasil akhirnya saja. Kebanyakan henna artist pemula ingin hasil yang cepat, tapi mereka tidak sadar jika dibutuhkan waktu untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dan membanggakan.

Selain itu teknik latihannya juga harus diperhatikan. Apakah benar teknik yang selama ini dilakukan untuk berlatih? Jika memang ingin mengikuti apa yang Bang Rio pelajari, ia menyarankan untuk mengikuti workshop yang ia adakan. Selain berkarya lewat henna, Bang Rio juga menghasilkan karya berupa skesta yang unik dan lucu. Yang terbaru ia mulai belajar vector. Baginya belajar itu tiada habisnya.

 


Profile of the Month Juni

Artikel sebelumyaProfile of The Month Juni 2021 – Profil Tulasi Henna Bali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here