PROFILE OF THE MONTH – JUNI 2021

TULASI HENNA BALI

Tulasi Henna adalah salah satu henna artist asal kota Denpasar Bali yang membuka jasa henna sejak tahun 2017. Pemilik nama lengkap Ni Kadek Diah Rukmini ini memilih nama Tulasi yang merupakan nama tumbuhan suci dan berarti kepribadian dewi yang membawa keberuntungan.

Ia mengenal henna sejak tahun 2007 saat masih duduk di bangku SMP kelas 1. Saat itu henna yang ia tau hanya henna pabrikan, itu pun hadiah dari Guru Tari Indi Klasik-nya. Tadinya ia hanya sekedar mencoba-coba menggambar beberapa motif henna karena iseng, namun lama kelamaan ia mulai ketagihan.

Pada tahun 2015 saat pertengahan kuliah, ia mulai mengenal Henna Natural. Namun dalam mengerjakan job, ia masih menggunakan dua jenis henna, yakni henna pabrikan dan henna natural. Jadwal kuliah yang menyita sebagian besar waktu membuatnya masih malas berlatih dan menerima job henna. Barulah setelah ia tamat kuliah pada tahun 2017, ia mulai serius belajar meracik henna natural sendiri setelah mengenal Ulie AG, henna artist natural asal Palembang.

Saat mempelajari henna natural inilah ia sadar bahwa henna natural banyak memberikan manfaat bagi kesehatan karena menggunakan bahan-bahan alami. Itulah yang mendasari kenapa dia memutuskan untuk beralih pada henna natural. Alasan kenapa ia sangat peduli tak lain karena saat kuliah ia mengambil program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran di Universitas Udayana Bali. Tidak ingin berbisnis dengan bahan yang membahayakan customer, maka ia beralih menggunakan henna natural sepenuhnya pada tahun 2017. Di tahun yang sama ia juga mengganti logo dan brand bisnisnya menjadi Tulasi Henna.

Meracik henna natural pun tak semudah yang dibayangkannya. Awal-awal meracik ia sempat mengalami kendala dalam memilah-milah bahan yang bagus untuk racikannya. Contohnya seperti pemakaian essential oil. Beberapa kali ia meracik henna bubuk dengan campuran minyak kayu putih dan hasilnya kurang memuaskan. Hingga ia putuskan beralih memakai pure essential oil. Contoh lain kendala yang dihadapinya adalah soal supplier henna bubuk. Ia pernah mencoba bubuk henna dari yang bertekstur kasar hingga lembut sebelum mengenal para henna artist natural. Selain Ulie AG, ia juga beberapa kali membeli henna bubuk dari Bunda Dian Rosianti (Nana Henna Ungaran), Nadya Henna Solo, dan supplier henna bubuk lainnya.

- Advertisement -

Selain meracik pasta henna natural, ia juga mempelajari cara untuk membuat cone henna dan juga mulai mempromosikan jasa hennanya. Awal merintis usaha rintangan dan kendala pastilah sering ditemui. Apalagi di Indonesia, Henna Natural belum cukup dikenal oleh masyarakat. Alasan inilah yang membuatnya gencar mengedukasi tentang manfaat Henna Natural sampai sekarang.

Hidup di Pulau Bali yang dikenal sebagai destinasi wisata dunia menjadi salah satu keuntungan dalam bisnis hennanya. Diah bersyukur karena lewat henna ia sering diundang oleh turis-turis luar negeri yang mengadakan Henna Party di beberapa villa dan hotel. Sambil bekerja ia bisa sekaligus jalan-jalan. Hobi dan uang bisa ia dapatkan bersamaan.

Pengalaman yang paling tidak ia lupakan adalah saat ia diwawancara oleh Redaksi 9News Australia sebagai narasumber untuk mengedukasi henna natural yang aman untuk kulit. Waktu itu sempat tersebar berita di Australia bahwa henna di Indonesia dapat menyebabkan kerusakan pada kulit hingga. Australia sampai mengeluarkan travel warning kepada para warganya jika berkunjung ke Indonesia. Saat itulah brand hennanya disebut sebagai salah satu henna artist yang menjual dan menggunakan henna dari tanaman yang aman untuk kulit. Baginya itu adalah pengalaman paling tidak terlupakan selama menjadi henna artist.

Di masa pandemi ini, saat job henna tidak seramai dulu, Diah memanfaatkan waktunya untuk mengikuti beberapa Workshop henna online International. Beberapa kali ia sempat mengikuti acara tersebut untuk menambah ilmunya. Karena ia menyadari bahwa selama ini ia masih kurang banyak latihan. Selain untuk menambah wawasan tentang dunia henna, dari acara tersebut ia juga berkenalan dengan teman-teman dari belahan bumi lain untuk saling bertukar pikiran dan ilmu.

Tahun ini adalah tahun keempatnya sebagai henna artist. Dari pengalamannya sebagai henna artist, Diah berpesan kepada henna artist pemula untuk memulai mempelajari henna dengan jalan kursus dan banyak latihan. Sampai saat ini pun ia merasa kalua ilmunya masih sangat kurang, karena itulah ia terus melatih dirinya setiap ada waktu. Baginya pribadi, dapat mengenal dan mempelajari henna adalah suatu kebahagiaan untuknya. Baginya henna adalah tempatnya mengekspresikan dirinya. Henna itu bikin happy!


Profile of the Month Mei

Profile of the Month Juli

Artikel sebelumyaProfile of The Month Mei 2021 – Profil Khaila Henna Jogja
Artikel berikutnyaProfile of The Month Juli 2021 – Profil Rio Dirgantara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here