Beranda Artikel Tanyakan pada diri sendiri ‘Pantaskah Saya dibayar segini’?

Tanyakan pada diri sendiri ‘Pantaskah Saya dibayar segini’?

156
0

Banyak aku baca di grup-grup Henna, pertanyaan dan pernyataan mengenai harga jasa henna.

Seperti misalnya;
1. Menurut Kakak karyaku ini enaknya dihargai berapa?
2. Hennaku ini aku kasih harga 100k. Menurut kalian kemahalan nggak?
3. Kemurahan nggak ya desain segini aku kasih harga 150k?

Sadar nggak, pertanyaan dan pernyataan seperti contoh di atas merupakan bukti kalo kalian nggak menghargai hasil karya sendiri?

Henna Artist sudah seharusnya menentukan berapa tarifnya. Dan jangan lupa, selalu ikutin tarif dasar dari komunitas daerah, jadi nggak asal kasih harga.

“Halah, Kakak dulu pertama pasang tarif juga 150k. Aku tuh tau lhoooo.”

- Advertisement -

Iya, memang. Sebelum akhirnya sadar kalo aku nggak pantas dibayar segitu.

Coba sekarang aku kasih contoh kalo aku ngejob White Henna.
– Datang sebelum subuh
– Ninggalin anak
– Lokasi jauh, lebih dari 5km. Dan ternyata medan ke lokasi jalannya nggak mulus
– Hujan
– Sampai di sana masih nunggu capeng bangun
– Kadang dapet Mua yg nggak mau diajak kerjasama.
– Dikomplain naib karena nggak selesai tepat waktu (padahal kita udah datang paling pagi)

Nah, kalo baca contoh yang tak kasih di atas. Masih pantas kah aku dibayar 150k?

Tentu tidak.

“Tapi kan kasihan capeng, Kak. Kalo dia punyanya duit segitu. Kenapa nggak dikasih aja? Itung-itung beramal.”

Kalo kamu kasihan, kasih aja GRATIS, Juleha. Nggak usah matok tarif. Beres kan?

“Lha trus bensin sama uang makanku nggak ada gantinya, dong?”

Katanya beramal, harus ikhlas kan?

Artikel sebelumyaBersainglah lewat karya, bukan lewat mulut durjana
Artikel berikutnyaHenna Art bukan dinilai dari seberapa cepat kamu menyelesaikan design, tapi bagaimana kamu menikmati prosesnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here