Beranda Artikel Tugas kita sebagai Henna Artist bukan hanya mencari rejeki, tapi juga mengedukasi

Tugas kita sebagai Henna Artist bukan hanya mencari rejeki, tapi juga mengedukasi

151
0

Sebagai Henna Artist yang baik, sudah tugas kita untuk memberikan informasi selengkap-lengkapnya tentang produk-produk yang kita tawarkan.

Misalnya;
1. White Henna tidak dapat digunakan untuk sembahyang. Maka tugas kita untuk menyampaikan informasi kalau henna ini menutupi pori-pori kulit dan menghalangi jalan wudhu.
2. White Henna tidak akan bertahan lama pada jenis kulit yang lembab.
3. Tidak disarankan memakai Henna Natural H-1 karena warnanya bakal kurang pekat.
4. Membersihkan Henna Natural tidak boleh dicuci dengan air. Tapi dengan minyak.
5. Lamanya warna Henna Natural bertahan di kulit tergantung berapa lama saat pasta on di kulit. Jika 8 jam atau lebih, warna bisa tahan sampai seminggu.
6. Warna Henna Natural memudar bersamaan dengan kulit mati.
7. Tips aftercare Henna Natural, tangan sering dioles minyak, tangan bisa diuap-uap, matikan AC, dan usahakan berada di tempat yang hangat.

Nah, informasi seperti itulah yang perlu kita sampaikan pada customer. Ini akan meminimalisir komplain.

“Lah… udah dijelasin pun kadang customer masih aja komplain. Customernya aja yang rewel.”

Orang kan memang beda-beda, Juleha. Aku juga sering dapat customer rewel. Tapi gimana kita tetap menahan emosi dan tanggapi komplain mereka dengan santun. Jangan nyolot.

- Advertisement -

“Ih, ogah amat musti baik-baik gitu. Customer yang salah, ngapain aku baik-baikin? Yang penting kan dapet duitnya dia. Urusan setelahnya, terserah. Bukan urusanku.”

Sekarang aku nggak kaget kenapa kamu sering banget dapet komplain.

Artikel sebelumyaHenna Art bukan dinilai dari seberapa cepat kamu menyelesaikan design, tapi bagaimana kamu menikmati prosesnya
Artikel berikutnyaMau kursus ataupun otodidak, keduanya sama sama mengeluarkan biaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here