TINGKATAN HENNA MENURUT PAPIRUS EBERS

Artikel Sejarah Henna sebelumnya

Juleha kenapa dateng-dateng manyun begitu?

“Ini si Maemunah, Kak. Sejak kemarin kan aku rajin posting di facebook tentang sejarah henna. Persis sama yang kakak jelasin. Eh, si Maemunah komen nyebelin.”

Emang Maemunah komen apaan?

“Itu… katanya semua info dari kakak soal henna tuh nggak bener. Contohnya dia nggak percaya kalo henna tuh dari Afrika Utara. Dia tetap keukeuh kalo henna aslinya dari Arab. Terus kata dia, tumbuhan henna tuh nggak ada pengaruh ke iklim, soalnya dia numbuk daun henna depan rumahnya terus dipake juga keluar warna. Intinya dia nggak percaya sama penjelasan dari kakak. Katanya jangan ngadi-ngadi.”

- Advertisement -

Sejak dulu emang masih banyak perdebatan sih soal asal mula henna. Beberapa negara juga mengklaim kalo henna tuh asalnya dari tempat mereka masing-masing, karena udah dipakai sejak dulu dan menjadi budaya. Mungkin karena tumbuhan henna itu sendiri nyebar ke mana-mana.

Kalo Maemunah bilang henna yang tumbuh di depan rumahnya tetep ngeluarin warna, memang benar semua daun henna itu bakal keluar warna. Cuma yang jadi masalah adalah, seberapa tinggi kandungan lawsone dalam daunnya. Juleha inget kan minggu lalu aku bilang kalo di Papirus Ebers juga memuat informasi tenang tingkatan henna sesuai tempat panennya?

“Inget. Henna dari utara, ladang, rerumputan, dan rawa-rawa, bukan?”

Ih, Juleha pinter. Ingatannya kuat lho. Henna from the north atau henna dari utara, adalah henna yang tumbuhnya di daerah gurun gersang utara. Henna panenan dari tempat ini memiliki tingkat lawsone lebih tinggi.

“Kalo hennanya tumbuh di deket pantai, kandungannya tinggi juga berarti? Kan pantai udaranya panas.”

Sayangnya henna yang tumbuh di kawasan pesisir tingkat lawsonenya nggak tinggi, karena ternyata pesisir masih kurang panas, apalagi tanahnya berpasir kan?

“Ooh… begitu. Terus kalo henna dari ladang?”

Henna dari ladang artinya henna yang dibudidayakan. Kalo tanaman ladang pasti bakal disiram teratur, kan? Padahal kemarin aku udah jelaskan kalo henna itu malah nggak suka tanah yang lembab. Jadi henna dari ladang kandungan lawsonenya juga kurang tinggi.

“Aneh, ya tanaman henna ini. Biasanya kan tanaman suka air. Eh, tapi dia malah nggak. Mirip kaktus malahan.”

Iya, agak mirip.

“Kalo henna dari rerumputan, Kak?”

Dari rerumputan di sini artinya henna yang asalnya dari padang rumput atau daerah penggembalaan. Padang rumput kan nggak disiram secara teratur, jadi henna dari tempat ini bakal memiliki kandungan lawsone yang lebih tinggi daripada yang berasal dari ladang.

“Tapi tingkat lawsonenya tetep tinggian yang dari gurun, ya?”

Iyap. Betul.

Nah, untuk yang paling rendah tingkatannya adalah henna yang tumbuh di rawa-rawa, karena di sana kan emang tempatnya air. Contohnya kayak henna yang tumbuh dari sungai Nil yang berawa, tingkat lawsonenya bakal rendah.

“Semua informasi tadi tertulis di Papirus Ebers, Kak?”

Iya. Penggunaan henna di Papirus Ebers masih konsisten kok dengan apa yang kita tau tentang henna di masa kini. Minggu depan deh aku jelasin tentang fungsi henna di dunia kesehatan. Banyak banget gunanya.

Penggunaan henna di Papirus Ebers masih konsisten dengan apa yang kita taHu tentang henna di masa kini.

“Kenapa nggak sekarang aja sih, Kak?”

Kalo Juleha ogah nungguin, baca aja di Henna Page.

“Idih, udah dibilangin kalo males baca di sana. Puyeng.”

Aku nggak puyeng, tuh.

“Idih… sombong kok karena bisa baca pake Bahasa Inggris. Sombong tuh kalo job-nya banyak kayak aku, Kak.”

Juleha emang sombong, sih. Nyebelin, lagi.

“Paling nggak aku mendingan daripada Maemunah.”

Menurutku sama aja, sih.

“Iih…. Kakak!”

bersambung…


Cerita oleh Mirna Yuliana dengan data disadur dari Henna Page

Artikel sebelumyaCerita Henna – Part 4 : Curhatan Tukang Henna
Artikel berikutnyaSejarah Henna – Chapter 7 : Fungsi Henna Untuk Kesehatan Masyarakat Mesir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here