Profile of the Month ‘April’ Magenta Henna Solo

Mural Magenta Henna

Magenta Henna adalah salah satu nama yang tidak asing lagi di komunitas Henna Indonesia. Adalah Andono Amrih (Aan) dan Tri Mulyani (Yani), pasangan suami istri yang memiliki darah seni ini menjalankan bisnis henna di Solo, Jawa Tengah.

Semuanya berawal saat Lebaran tahun 2012. Saat itu datang saudara tetangga yang mudik dan bersilaturahmi ke rumah. Ketika melihat tangannya berhiaskan gambar yang ternyata henna, mereka langsung tertarik untuk mempelajari seni tersebut.

Melihat peluang bisnis yang menjanjikan, keduanya memutuskan untuk serius mempelajari. Alasannya karena mereka menyukai seni dan saat itu henna belum se-booming sekarang.

Keduanya mulai mencari informasi seputar henna di internet. Motif-motif henna dan toko penjual henna pun mereka dapatkan dari sana.

- Advertisement -

Mereka akhirnya mantap membuka bisnis henna di tahun yang sama. Dengan menggunakan nama ‘Magenta’ yang diambil dari nama anak perempuan mereka, keduanya mulai melayani jasa lukis henna. Awalnya mereka menggunakan henna pabrikan dan baru melayani henna fun, namun pada tahun 2013 mereka mulai melayani Henna Wedding.

Barulah tahun 2014 mereka mengenal henna natural. Mereka mulai belajar meracik henna daun tersebut dan menggunakan bahan-bahan alami. Selama belajar meracik inilah, sempat terjadi percekcokan tentang bahan-bahan yang membutuhkan banyak biaya. Namun, apa yang mereka pelajari akhirnya membuahkan hasil. Setelah, mendapatkan resep racikan yang sesuai dan pas dengan keinginan mereka, akhirnya mereka mantap menggunakan henna natural pada bisnisnya.

Tak sampai di situ. Keahlian mereka meracik dan menggambar menggunakan henna natural pun membuat keduanya dipercaya mengisi acara untuk event CJheart (Central Java Henna Artist) di Jogja pada tahun 2017.

Selain jasa, Magenta Henna Solo juga menjual bahan dan asesoris henna art. Produk unggulan mereka di antaranya:

  1. Blabo (black bodypaint) henna berkualitas premium (waterproof, cosmetic grade, dan tahan lama) dengan tampilan warna hitam pertama di Indonesia, namun sifat dan ketahanannya mirip seperti white henna.
  2. Paket untuk belajar/latihan menggambar henna dengan media akrilik (acrylic hand practice). Pasta paint yang digunakan pun bisa dihapus dan bisa dipakai berulang-ulang. Produk pasta paint ini diklaim pertama dan hanya ada di Indonesia.

Soal harga, produk-produk yang dijual oleh Magenta Henna juga dijamin lebih terjangkau dibanding toko lain.

Magenta Henna Di Marketplace Akun Shopee Magenta Henna Solo

Sejak mulai berbisnis hingga saat ini, suka dan duka menjadi henna artist pun telah mereka lalui. Ada satu pengalaman sedih yang hingga kini tidak dapat dilupakan oleh Mas Aan. Waktu itu ia tengah mengerjakan henna natural untuk calon pengantin. Ketika sedang asyik mengobrol sambil menggambar, tiba-tiba Bapak dari calon pengantin datang dan melihat tangan anak perempuannya sedang digambar.

Tanpa basa-basi si Bapak mengatakan, “Kok, tangannya musti digituin to, Nduk? Bapak tuh nggak suka. Aneh! Nanti pihak besan bakal mengira kamu itu anak yang suka neko-neko, nggak bener! Sudah, nggak usah diterukan!” si Bapak menoleh pada Mas Aan. “Sudah, Mas. Nggak usah diteruskan!”

Sambil menangis, si calon pengantin mencoba merayu Bapaknya, tapi tetap tidak diijinkan. Akhirnya setelah selesai menggambar satu tangan, henna itu pun dirontokkan. Untung saja Mas Aan memakai henna natural, jadi keesokannya saat acara, gambar henna di tangan pengantin tidak begitu terlihat.

Meskipun mengalami hal yang kurang menyenangkan saat bertugas, tapi pengalaman menyenangkan pun kadang ia rasakan. Seperti saat mendapatkan klien yang bisa menghargai jasa dan karya seni. Tanpa menawar, tanpa banyak protes, dan cepat mengerti saat diberikan esukasi soal henna.

Sejak mengisi event CJheart dulu, Magenta Henna kini sering didapuk menjadi pembicara/narasumber dan juri. Suatu kehormatan saat mereka dipercaya untuk menyebarkan ilmu dengan teman-teman henna artist lainnya. Saling berbagi pengalaman dan menyebarkan ilmu henna art.

Hal yang paling mereka sukai ketika menjadi pembicara/narasumber adalah dapat bersilaturahmi bersama teman-teman henna artist lainnya dan bertemu orang-orang yang menyukai hal yang sama. Hal yang sangat dirindukan di masa Pandemi ini.

Selama masa Pandemi ini, Magenta Henna tetap menjual jasa dan produknya seperti biasa. Meskipun untuk jasa tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Jika sedang tidak bertugas, mereka masih berlatih menggambar dan meracik henna.

Kelak mereka ingin seperti idola-idola mereka seperti, Bharathi Sanghani, Harins, Dalal, Takita Henna, Irwan Henna, dan Rio Dirgantara.

Selain berlatih dan belajar, mereka juga menyibukkan diri dengan menanam tumbuhan henna di halaman rumahnya. Lawsonia Inermis tumbuh subur di tempatnya. Ia pun membagikan tips bagaimana menanam tumbuhan henna.

  1. Pilih bibit/batang yg sudah berumur (warna batang cokelat) potong 20-25cm, lalu tunggu sejam supaya getah keringnya menutup kambium. Kemudian baru tancapkan batang henna.
  2. Siapkan media tanam yang bagus dengan perbandingan 1:4 (1 pupuk kandang/kompos dan 4 tanah) aduk rata dan pindahan ke polybag. Isi polybag dengan media tadi dengan volume 3/4 dan bibit siap ditanam.
  3. Siram 2 hari sekali jika cuaca panas. Jangan kaget bila melihat bibit henna mongering, dan daunnya rontok. Teruskan menyiram karena bibit henna akan tumbuh dan bakal tunas akan muncul setelah 2 minggu
  4. Untuk perawatan, cukup sirami paling tidak 2 hari sekali.

Magenta Henna berpesan kepada para henna artis pemula untuk selalu mempelajari henna dari dasar. Karena menurutnya, dunia henna tidak cuma sekedar gambar bagus. Tetapi juga harus mengetahui sejarah dan filosofi pada seni henna. Selalu jalin silaturahmi dengan sesama teman henna artist dan berkompetisilah dengan sehat. Jangan saling menjatuhkan. Selalu gali potensi. Jika menyukai motif etnik Indonesia, maka teruslah belajar dan berlatih motif-motif tersebut.

Magenta Henna berpesan kepada para henna artis pemula untuk selalu mempelajari henna dari dasar.

Magenta Henna di Instagram Instagram Magenta Henna Solo

Profile of the Month Maret

Profile of the Month Mei

Artikel sebelumyaSejarah Henna – Chapter 4 : Henna Pada Peradaban Mesir
Artikel berikutnyaSejarah Henna – Chapter 5 : Henna di Papirus Ebers

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here